Neoplasma Ovarium Kistik - Kista Ovarium (Dr Wiku Andonotopo)

By Wiku Andonotopo

ScienceMedicineHealth
Share:

Definisi dan Perkembangan Ovarium

Kista ovarium didefinisikan sebagai benjolan atau massa berupa kantung yang terisi cairan atau jaringan lain di ovarium (indung telur). Pembentukan ovarium dimulai sejak usia kehamilan 6 minggu, di mana embrio sudah mengandung sel telur. Saat bayi perempuan lahir, tersisa sekitar 700.000 hingga 1 juta sel telur melalui proses apoptosis.

Pada masa pubertas, hormon gonadotropin-releasing hormone (GnRH) mulai aktif, menstimulasi pelepasan luteinizing hormone (LH) dan follicle-stimulating hormone (FSH). Hormon-hormon ini memicu maturasi folikel dan produksi estrogen, yang mengarah pada perkembangan pubertas, dimulai dengan telarche (munculnya payudara). Usia rata-rata ovulasi pertama adalah 12-13 tahun, dengan menstruasi pertama rata-rata pada usia 12,6 tahun.

Jenis-Jenis Kista Ovarium

Kista ovarium dikelompokkan menjadi:

  1. Kista Fungsional: Terjadi dalam siklus menstruasi normal.

    • Kista Folikel: Folikel telur yang gagal pecah saat ovulasi, berdinding tipis, berisi cairan anekoik, jarang melebihi 8-10 cm.
    • Kista Luteal (Korpus Luteum Kista): Korpus luteum yang tidak mengalami disolusi, menyerupai "ring of fire" dengan dinding tebal dan isi seperti jaring laba-laba. Dapat menjadi kista hemoragik (terisi darah).
    • Kista Theca-Lutein: Terjadi akibat stimulasi berlebih hormon kehamilan beta-hCG.
  2. Kista Neoplasma (Tumor Ovarium):

    • Jinaka (Benign):
      • Kista Serosum: Halus, berdinding tipis, berisi cairan bersepta, bisa terisi darah.
      • Kista Musinosum: Dinding tipis, umumnya besar, berisi cairan kental seperti lem, ekogenitas rendah (gelap).
      • Kista Adenofibroma.
      • Dermoid Kista (Teratoma Kistik Matur): Kelompok dari jaringan epitel embrional, sudah ada sejak kecil, memiliki arus darah minimal.
    • Ganas (Malignant):
      • Adenokarsinoma Serosum.
      • Adenokarsinoma Musinosum.
      • Karsinoma Endometrioid.
      • Disgerminoma: Tumor ganas dari jenis embrional, dapat berukuran sangat besar dengan gambaran seperti "meatball" disertai asites.
      • Karsinoma Sel Germinal (Disgerminoma): Termasuk kategori ganas.
      • Karsinoma Ovarium: Tumor ganas dengan gambaran papilar, multisepta, tidak beraturan, dan peningkatan aliran darah yang signifikan.

Perbedaan Kista Fungsional dan Kista Patologis

  • Kista Fungsional: Berasal dari folikel ovarium yang matang, berhubungan dengan siklus menstruasi, biasanya tanpa gejala, dan hilang sendiri dalam 2-3 siklus. Penggantung indung telur normal, dinding tipis, umumnya tanpa vaskularisasi, isi kista berwarna gelap kekuningan.
  • Kista Patologis (Menetap/Logis): Bisa jinak atau ganas, pertumbuhan berlebih dari sel ovarium, tidak berhubungan dengan siklus haid. Gejala tidak ada kecuali pecah atau menekan organ lain. Dinding kista lebih tebal, peningkatan aliran darah, isi kista bervariasi.

Diagnosis dan Klasifikasi Kista

Perbedaan antara kista jinak dan ganas dapat dilihat dari tampilan USG, termasuk gambaran unilocular (satu bagian) atau multilocular (banyak bagian), adanya septa (sekat), dan aliran darah. Tumor marker seperti CA-125 yang lebih dari 100 unit/mL pada wanita di atas 30 tahun dapat mengindikasikan keganasan.

Neoplasma ovarium adalah pertumbuhan sel abnormal pada ovarium. Tumor ovarium dikelompokkan berdasarkan epitel, embrional, dan stroma. Tumor epitel embrional merupakan proporsi terbesar (90%), diikuti oleh tumor sel germinal (20-26%), dan karsinoma endometrioid (20%). Karsinoma sel germinal adalah tumor paling ganas di antara tumor sel embrional.

Stadium Kanker Ovarium

Stadium kanker ovarium diklasifikasikan dari stadium 1 hingga 4, berdasarkan penyebaran tumor (T), nodul (N), dan metastasis (M).

  • Stadium 1: Tumor terbatas pada ovarium atau tuba falopi.
    • 1A: Tumor pada satu ovarium, tidak ada sel kanker dalam rongga perut.
    • 1B: Tumor pada kedua ovarium, tidak ada sel kanker dalam rongga perut.
    • 1C: Tumor pada satu atau kedua ovarium, namun jaringan tumor pecah saat operasi atau terjadi spill out ke rongga perut.
  • Stadium 2: Tumor telah menyebar ke organ lain di panggul (rahim, kandung kemih, usus).
    • 2A: Menyebar ke rahim dan saluran tuba.
    • 2B: Menyebar ke permukaan luar dan tumbuh pada rongga panggul.
    • 2C: Ditemukan cairan kanker (asites) dalam rongga perut.
  • Stadium 3: Tumor menyebar ke peritonium, saluran kencing, dan kelenjar getah bening para-aorta.
    • 3A: Deposit kanker kecil pada lapisan perut.
    • 3B: Deposit kanker terlihat saat operasi, namun tidak lebih dari 2 cm.
    • 3C: Deposit kanker lebih dari 2 cm, atau metastasis ke organ jauh seperti liver atau limpa.
  • Stadium 4: Tumor telah menyebar ke organ jauh seperti paru-paru, liver, usus, atau tulang.

Contoh Kasus Visual

Video menampilkan contoh kasus kista ovarium ganas dengan gambaran seperti bola-bola melayang dalam kista disertai asites (disgerminoma). Contoh lain adalah tumor ovarium ganas dengan gambaran papilar, multisepta, dan aliran darah yang sangat deras. Kista dermoid digambarkan sebagai tumor jinak dengan arus darah minimal.

Kesimpulan

Pemahaman mengenai definisi, perkembangan ovarium, jenis-jenis kista, serta perbedaan antara kista fungsional dan patologis sangat penting. Klasifikasi stadium kanker ovarium berdasarkan penyebaran tumor membantu dalam penentuan prognosis dan rencana pengobatan. Tampilan USG dan tumor marker menjadi alat bantu penting dalam diagnosis.

Key Concepts

  • Kista Ovarium
  • Ovarium
  • Apoptosis
  • LH (Luteinizing Hormone)
  • FSH (Follicle-Stimulating Hormone)
  • Estrogen
  • Pubertas
  • Ovulasi
  • Menstruasi
  • Kista Fungsional
  • Kista Folikel
  • Kista Luteal
  • Kista Neoplasma
  • Kista Jinak (Benign)
  • Kista Ganas (Malignant)
  • Dermoid Kista (Teratoma Kistik Matur)
  • Disgerminoma
  • Karsinoma Ovarium
  • Tumor Marker (CA-125)
  • Stadium Kanker Ovarium (FIGO, TNM)
  • Asites
  • Metastasis

Chat with this Video

AI-Powered

Hi! I can answer questions about this video "Neoplasma Ovarium Kistik - Kista Ovarium (Dr Wiku Andonotopo)". What would you like to know?

Chat is based on the transcript of this video and may not be 100% accurate.

Related Videos

Ready to summarize another video?

Summarize YouTube Video