Menyusun Modul Ajar di Era Kurikulum Merdeka

ScienceEduChannelAbout 4 min readMar 19, 2025Watch original
THE SUMMARYAI-generated

Ringkasan Video YouTube: Menyusun Modul Ajar Super Keren

Key Concepts:

  • Modul Ajar: Tujuan Pembelajaran, Langkah Pembelajaran, Asesmen
  • Informasi Umum: Identitas Sekolah, Kompetensi Awal, Profil Pelajar Pancasila, Sarana Prasarana, Target Peserta Didik, Model Pembelajaran
  • Komponen Inti: Tujuan Pembelajaran (Kognitif, Sikap, Keterampilan), Pemahaman Bermakna, Pertanyaan Pemantik, Persiapan Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Asesmen (Diagnostik, Formatif, Sumatif), Pengayaan, Remedi, Refleksi
  • Lampiran: LKPD, Bahan Bacaan (Guru & Peserta Didik), Glosarium, Daftar Pustaka
  • Pembelajaran Berdiferensiasi: Perlakuan khusus untuk siswa lambat, reguler, dan cepat belajar.
  • CP (Capaian Pembelajaran) dan TP (Tujuan Pembelajaran)
  • HOT (Higher Order Thinking Skills)

1. Komponen Utama Modul Ajar:

  • Minimal: Modul ajar harus memiliki tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran (skenario), dan asesmen.
  • Ideal: Modul ajar yang lengkap terdiri dari tiga bagian utama:
    • Informasi Umum: Identitas sekolah, kompetensi awal, profil pelajar Pancasila, sarana dan prasarana, target peserta didik, dan model pembelajaran yang digunakan.
    • Komponen Inti: Tujuan pembelajaran, pemahaman bermakna, pertanyaan pemantik, persiapan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, asesmen, pengayaan, remedi, refleksi peserta didik dan guru.
    • Lampiran: LKPD, bahan bacaan (guru dan peserta didik), glosarium, dan daftar pustaka.

2. Informasi Umum (Detail):

  • Identitas Sekolah: Nama guru, nama mata pelajaran, fase, kelas, jumlah JP (tatap muka), materi pokok.
  • Kompetensi Awal: Pengetahuan prasyarat yang sebaiknya dimiliki siswa sebelum mempelajari materi.
  • Profil Pelajar Pancasila: Dimensi dan elemen profil pelajar Pancasila yang difasilitasi oleh pembelajaran (misalnya, Iman, takwa, dan akhlak mulia dengan elemen akhlak kepada alam; Gotong Royong dengan elemen kolaborasi). Tidak perlu terlalu banyak, cukup 2 dimensi saja.
  • Sarana dan Prasarana: Alat, bahan, dan media pembelajaran yang mendukung kesuksesan pembelajaran.
  • Target Peserta Didik: Klasifikasi siswa (lambat belajar, reguler, cepat belajar). Modul ajar dapat ditujukan untuk salah satu atau beberapa kelompok.
  • Model Pembelajaran: Pendekatan, model, dan metode pembelajaran untuk setiap pertemuan. Semakin lengkap semakin baik, terutama untuk kebutuhan PPG atau prajabatan.

3. Komponen Inti (Detail):

  • Capaian Pembelajaran (CP): Potongan CP dari kurikulum yang relevan dengan mata pelajaran dan elemen yang akan diajarkan (misalnya, untuk IPA: elemen pemahaman IPA dan keterampilan proses IPA).
  • Tujuan Pembelajaran (TP): Elaborasi dari CP. Untuk kebutuhan PPG, TP dipecah menjadi tiga bagian:
    • Tujuan Kognitif: Diambil dari CP elemen pemahaman (misalnya, pemahaman IPA). Harus HOT (Higher Order Thinking Skills).
    • Tujuan Sikap: Diambil dari profil pelajar Pancasila yang diangkat (misalnya, kolaborasi, akhlak kepada alam).
    • Tujuan Keterampilan: Mencakup kemampuan mengomunikasikan hasil kegiatan (laporan tertulis, presentasi, infografis, video).
  • Pemahaman Bermakna: Manfaat dan makna materi bagi kehidupan sehari-hari peserta didik.
  • Langkah Pembelajaran:
    • Pertanyaan Pemantik: Digunakan saat apersepsi di kegiatan pembukaan.
    • Kegiatan Pembukaan: Mempersiapkan siswa secara fisik, menyampaikan apersepsi (pertanyaan pemantik), menyampaikan tujuan pembelajaran, memberikan tes awal (pre-test).
    • Kegiatan Inti: Mengikuti sintaks model pembelajaran yang dipilih (misalnya, Discovery Learning: stimulasi, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, verifikasi, menyimpulkan).
    • Pembelajaran Berdiferensiasi: Menyebutkan perlakuan khusus bagi peserta didik yang lambat, reguler, dan cepat belajar.
    • Ringkasan Materi/Daftar Materi: Daftar materi atau submateri untuk setiap pertemuan (penting untuk penilaian).
  • Asesmen:
    • Asesmen Awal (Diagnostik): Sebelum pembelajaran, untuk kognitif dan non-kognitif (pilihan ganda, isian, pre-test).
    • Asesmen Formatif: Selama pembelajaran (lembar observasi sikap, lembar observasi kerja sama, lembar observasi praktikum).
    • Asesmen Sumatif: Bentuknya bisa pilihan ganda atau isian.
  • Pengayaan dan Remedi: Materi pengayaan untuk siswa cepat belajar dan remedi untuk siswa lambat belajar.
  • Refleksi:
    • Refleksi Peserta Didik: Pertanyaan reflektif (pengalaman menarik, hal yang belum dipahami).
    • Refleksi Guru: Apakah pembelajaran berdiferensiasi terlaksana, apakah langkah-langkah pembelajaran berjalan sesuai rencana.

4. Lampiran (Detail):

  • LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)
  • Bahan Bacaan (untuk guru dan peserta didik)
  • Glosarium
  • Daftar Pustaka

5. Contoh Format Modul Ajar (Kurikulum Merdeka):

  • Format modul ajar yang lengkap dan ideal (contoh terlampir di deskripsi video).
  • Menekankan pentingnya tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen.
  • Menyertakan informasi umum, komponen inti, dan lampiran.

6. Kesimpulan:

Video ini memberikan panduan komprehensif tentang cara menyusun modul ajar yang efektif dan ideal, terutama dalam konteks Kurikulum Merdeka. Modul ajar yang baik harus memiliki tujuan yang jelas, langkah-langkah pembelajaran yang terstruktur, dan asesmen yang komprehensif. Selain itu, modul ajar juga harus mempertimbangkan kebutuhan peserta didik yang beragam dan memfasilitasi pembelajaran berdiferensiasi. Dengan mengikuti panduan ini, guru dapat menciptakan modul ajar yang super keren dan membantu siswa mencapai hasil belajar yang optimal.

AI summaries can miss context or contain errors. Check important details against the original video.

MAKE IT YOURS

Read. Remember. Reuse.

Free tools

Go a little deeper.

Have a question about this video? Load its transcript to open the video chat.