KURIKULUM MERDEKA SENI TARI KELAS 7 MATERI : KOMPOSISI TARI KELOMPOK

By Elisabeth Kurnianti

Share:

Key Concepts:

  • Komposisi tari kelompok (Group dance composition)
  • Desain bawah/lantai (Floor pattern/design)
  • Desain atas (Upper design)
  • Desain garis lurus (Straight line design)
  • Desain garis lengkung (Curved line design)
  • Kesatuan (Unity)
  • Selang-seling (Alternating)
  • Terpecah (Divided)
  • Silih berganti (Successively/Alternating)
  • Keseimbangan (Balance)
  • Kriteria keindahan tari kelompok (Criteria for beauty in group dance)

1. Definisi Komposisi Tari Kelompok:

  • Komposisi tari kelompok adalah tarian yang diperagakan oleh dua penari atau lebih. Jenis tariannya bisa berupa tari tunggal atau berpasangan yang ditarikan secara berkelompok.
  • Komposisi tari adalah seni merancang atau membuat alur sehingga menjadi suatu pola gerakan.
  • Komposisi tari merupakan bentuk akhir dari perpindahan garis-garis gerak atau desain gerak.

2. Desain Gerak dalam Komposisi Tari:

  • Desain gerak dibagi menjadi dua: desain bawah (desain lantai) dan desain atas.

    • Desain Bawah/Lantai: Garis-garis di lantai yang dilalui oleh penari atau formasi penari kelompok. Dibagi menjadi:
      • Desain Garis Lurus: Memberikan kesan lembut tetapi juga lemah.
        • Garis mendatar: Kesan istirahat.
        • Garis tegak lurus: Kesan ketenangan dan keseimbangan.
      • Desain Garis Lengkung: Memberikan kesan manis. Garis menyelang atau diagonal memberikan kesan dinamis dan kuat.
    • Desain Atas: Tidak dijelaskan secara detail, namun mengacu pada formasi dan level penari di ruang vertikal.

3. Pola Gerak dalam Tari Kelompok:

  • Lima pola gerak utama:
    • Kesatuan: Memperagakan gerakan yang sama maupun gerakan yang berbeda dengan posisi yang berbeda pula.
    • Selang-seling: Perbedaan antara penari dengan nomor ganjil dan penari dengan nomor genap (arah gerak atau level).
    • Terpecah: Setiap penari melakukan gerakan yang berbeda tetapi tetap menjadi satu kesatuan dan saling berhubungan.
    • Silih Berganti: Satu atau dua gerak diulang atau dimulai oleh penari tertentu secara silih berganti.
    • Keseimbangan: Keseimbangan posisi penari, baik penari laki-laki maupun perempuan.

4. Kriteria Keindahan Tari Kelompok:

  • Lima kriteria utama:
    • Kesesuaian busana dengan tema karya tari.
    • Kesesuaian iringan dengan tema dan gerak tari.
    • Kesesuaian jumlah penari dengan karya tari yang diperagakan.
    • Kesesuaian tata rias dengan tema karya tari.
    • Kesesuaian tata panggung, tata lampu, dan tata suara dengan tema karya tari.

5. Contoh Tari Tradisional Kelompok:

  • Tari Piring
  • Tari Rentak Besapi
  • Tari Kipas Pakarena
  • Tari Janger
  • Tari Bedoyo Ketawang

6. Synthesis/Conclusion:

Video ini memberikan pemahaman dasar tentang komposisi tari kelompok, mulai dari definisi, elemen-elemen desain gerak (desain lantai dan desain atas), pola-pola gerak yang umum digunakan (kesatuan, selang-seling, terpecah, silih berganti, keseimbangan), kriteria keindahan yang perlu diperhatikan, hingga contoh-contoh tari tradisional yang termasuk dalam kategori tari kelompok. Penekanan diberikan pada pentingnya keselarasan antara berbagai elemen tari (gerak, musik, busana, tata rias, tata panggung) untuk menciptakan karya tari kelompok yang indah dan bermakna.

Chat with this Video

AI-Powered

Load the transcript when you're ready to chat so the initial page stays lighter.

Ready to summarize another video?

Summarize YouTube Video