Kajian Hikmah Ramadhan || day 10 || Perbedaan Kata Shoum & Shyiam

By MAN 2 KOTA MADIUN Official

Share:

Key Concepts:

  • Lafaz Saum (صوم): Puasa (secara umum, bisa berarti menahan diri dari berbicara)
  • Lafaz Siam (صيام): Puasa (menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal fisik yang membatalkan puasa)
  • Surah Al-Baqarah ayat 183: Kewajiban berpuasa bagi orang mukmin.
  • Surah Maryam ayat 26: Nazar Sayidati Maryam untuk tidak berbicara (sauman).
  • Asumtu (صمت): Berdiam diri.

1. Pengantar: Lafaz Saum dan Siam dalam Al-Qur'an

  • Lafaz "saum" dan "siam" disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 11 kali (siam 9 kali, saum 1 kali).
  • Keduanya memiliki arti "berpuasa" atau "menahan diri."
  • Meskipun maknanya mirip, terdapat perbedaan dan makna yang lebih dalam.

2. Lafaz Siam dalam Al-Qur'an

  • Disebutkan 9 kali dalam 7 ayat.
  • Contoh ayat: Surah Al-Baqarah ayat 183, 187, 196; Surah An-Nisa ayat 92; Surah Al-Maidah ayat 89 dan 95; Surah Al-Mujadalah ayat 4.
  • Surah Al-Baqarah ayat 183: "Ya ayyuhalladzina amanu kutiba alaikumus siyamu kama kutiba alalladzina min qablikum la'allakum tattaqun" (Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa).
  • Dalam konteks Surah Al-Baqarah, "siam" berarti menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

3. Lafaz Saum dalam Al-Qur'an

  • Contoh ayat: Surah Maryam ayat 26.
  • Surah Maryam ayat 26: "Faquli wasrobi waqorri ainan faimma taryinna minal basyari ahadan faquli inni nadartu lirrahman sauman falan ukallimal yauma insiya" (Maka makan, minum, dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini).
  • Kisah Sayidati Maryam yang mengandung Nabi Isa AS tanpa suami dan menghadapi pertanyaan dari masyarakat.
  • "Sauman" dalam ayat ini berarti "asumtu" (berdiam diri) atau menahan diri dari berbicara.
  • Sayidati Maryam bernazar untuk tidak menjawab pertanyaan apapun.

4. Perbedaan Makna Saum dan Siam

  • Siam lebih condong ke hal-hal fisik, seperti menahan diri dari makan dan minum.
  • Saum lebih umum, bisa berarti menahan diri dari berbicara (seperti dalam kasus Sayidati Maryam).
  • Saum mencakup menahan diri dari perkataan kotor atau hal-hal yang tidak bermanfaat.

5. Kesimpulan

  • Lafaz "saum" dan "siam" memiliki arti yang mirip, yaitu berpuasa atau menahan diri.
  • Namun, "siam" lebih spesifik pada menahan diri dari hal-hal fisik yang membatalkan puasa, sedangkan "saum" lebih umum dan bisa berarti menahan diri dari berbicara.
  • Memahami perbedaan ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang konsep puasa dalam Islam.

Chat with this Video

AI-Powered

Load the transcript when you're ready to chat so the initial page stays lighter.

Ready to summarize another video?

Summarize YouTube Video