Helping Indonesian migrants in Singapore realise their dreams

CNAAbout 3 min readApr 15, 2025Watch original
THE SUMMARYAI-generated

Key Concepts:

  • PLRT (Pekerja Rumah Tangga): Domestic Workers
  • Development SG: Program pelatihan keterampilan untuk PLRT di Singapura
  • Keterampilan (Skills): Rias wajah, penyuntingan video, Bahasa Inggris, perawatan wajah
  • Relawan (Volunteers): Usahawan, profesional, murid-murid
  • CapCut & Canva: Aplikasi penyuntingan video dan desain grafis
  • Pendidikan (Education): Cara meningkatkan kehidupan
  • Usaha (Business): Membuka usaha setelah kembali ke Indonesia
  • Tingkat Kejahatan (Crime Rate): Berkurang dengan adanya kesempatan kerja

Program Development SG untuk PLRT di Singapura

  • Motivasi Pendirian: Harun dan Josanti mendirikan Development SG pada tahun 2007 karena melihat banyak anak-anak Indonesia yang bekerja di Singapura sebagai PLRT. Mereka ingin memberikan pendidikan dan keterampilan agar kehidupan mereka meningkat. Josanti, yang saat itu seorang guru di Sekolah Indonesia Singapura, merasa terpanggil untuk membantu para PLRT ini.
  • Tujuan Program: Program Development bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para PLRT yang ada di Singapura. Dengan keterampilan ini, diharapkan mereka dapat membuka usaha sendiri setelah kembali ke Indonesia dan menyerap tenaga kerja, sehingga dapat menurunkan tingkat kejahatan di daerah asal mereka.
  • Jenis Pelatihan: Development SG menawarkan kursus mingguan yang mengajarkan berbagai keterampilan, termasuk:
    • Rias wajah (make-up) dan perawatan wajah (facial). Contohnya, seorang peserta belajar tentang skincare dan perawatan kulit secara benar dan teliti, yang sebelumnya hanya dilakukan secara asal.
    • Penyuntingan video menggunakan aplikasi CapCut dan Canva. Ini membantu mereka mengoptimalkan ponsel pintar yang mereka miliki untuk keperluan usaha.
    • Bahasa Inggris. Awalnya kursus Bahasa Inggris, kemudian berkembang ke kursus pendek yang berguna saat kembali ke Indonesia.
  • Peserta: Lebih dari 3.000 Pekerja Migran Indonesia telah mengikuti program ini.
  • Relawan: Program ini didukung oleh para relawan yang berasal dari berbagai latar belakang, seperti usahawan, profesional, dan murid-murid.
  • Dampak Program:
    • Peserta mendapatkan keterampilan baru yang dapat digunakan untuk membuka usaha. Contohnya, seorang peserta berencana membuka salon kecantikan di kampung halamannya.
    • Peserta dapat mengoptimalkan penggunaan ponsel pintar mereka untuk keperluan usaha, seperti membuat tampilan usaha yang lebih profesional.
    • Program ini memberikan semangat dan motivasi bagi para relawan karena melihat hasil nyata dari apa yang mereka ajarkan.
  • Contoh Konkrit: Seorang peserta setelah mengikuti pelatihan CapCut dan Canva, sudah membuat tampilan usaha yang lebih profesional di Indonesia. Hal ini menjadi penyemangat bagi para relawan.
  • Pernyataan Penting:
    • Josanti: "Karena kita tahu bahwa ketika kita itu mau meningkatkan kehidupan kita salah satu cara itu adalah dengan pendidikan."
    • Seorang peserta: "Memberikan saya keterampilan baru yang benar-benar saya baru jalani dan ilmu baru di luar dunia pekerjaan saya."
  • Data/Statistik: Lebih dari 3.000 Pekerja Migran Indonesia telah mengikuti program Development SG.

Kesimpulan:

Development SG adalah program yang memberikan dampak positif bagi para PLRT di Singapura. Melalui pelatihan keterampilan, program ini memberdayakan mereka untuk meningkatkan kehidupan mereka, membuka usaha sendiri, dan berkontribusi pada penurunan tingkat kejahatan di daerah asal mereka. Program ini didukung oleh para relawan yang berdedikasi dan melihat hasil nyata dari upaya mereka.

AI summaries can miss context or contain errors. Check important details against the original video.

MAKE IT YOURS

Read. Remember. Reuse.

Free tools

Go a little deeper.

Have a question about this video? Load its transcript to open the video chat.