05 Bab Menghilangkan Najis dan Hal hal yang najis, Manhajus Saalikin

Arief Fatchul HudaAbout 4 min readJun 17, 2025Watch original
THE SUMMARYAI-generated

Fiqh: Menghilangkan Najis dan Perkara Najis

Key Concepts:

  • Izalatun aja Sabi: Menghilangkan najis.
  • Al-Najis: Perkara-perkara yang bersifat najis.
  • Yat najis: Zat najis.
  • Ileft in acetyl kalfi: Najisnya anjing.
  • Baulul adami: Air kencing manusia.
  • Waziroh suhu: Tinja manusia (kencing dan berak).
  • AdaMu darah ilaa an Nahwu yokfa Anita miliar sirih: Darah yang sedikit dimaafkan.
  • Aurora tool hayawanati Alma collard kwak Dhuha: Kotoran dan air kencing hewan yang boleh dimakan.
  • Maniyul adamdji tohirun: Air mani manusia adalah suci.
  • Yuue selalu minta Ulil jariyati Wahyu Rasul mint powder gula micro: Cara membersihkan air kencing bayi perempuan dan laki-laki.
  • Ainun Naja zat: Zat najis.

1. Menghilangkan Najis Secara Umum

  • Apabila ada sesuatu yang najis mengenai badan, pakaian, atau tempat, maka cara membersihkannya adalah dengan menghilangkan Yat najis tersebut.
  • Syariat Islam tidak mensyaratkan jumlah tertentu dalam mencuci najis, Ileft in acetyl kalfi (kecuali najis anjing), yang mensyaratkan tujuh kali cucian, salah satunya dengan tanah (Ida habbit turobi). Hal ini berdasarkan hadits muttafaqun Alaihi.

2. Macam-Macam Hal yang Najis

  • Baulul adami (air kencing manusia).
  • Waziroh suhu (tinja manusia, termasuk kencing dan berak).
  • AdaMu darah ilaa an Nahwu yokfa Anita miliar sirih (darah, namun darah yang sedikit dimaafkan, contohnya darah yang tersisa pada daging setelah penyembelihan).
  • 20 Warouw asu full hayawani muharromi akrohu (air kencing dan kotoran setiap hewan yang haram dimakan).
  • Website bau puluhan Azizah kwaci bau (hewan buas).
  • Wakadzalika almaida to (bangkai), Ila Meytal at-tamimi (kecuali mayat manusia).
  • WA malah nafsahu seilla tune wa sama ke wajah roda Liana hafal hirotun (hewan yang sangat kecil sehingga tidak mempunyai darah yang mengalir, dan bangkai belalang).

3. Pengecualian Bangkai dan Darah

  • Bangkai ikan dan belalang adalah suci dan boleh dimakan. Dalilnya adalah hadits Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam: "huhilala damai tatahaniwa Damani Farm al-maidani fahuwal Jarot uh wa Ahmad Zamani falk Abby itu waafiha lu mau Ahmad walaupun wajah" (Dihalalkan bagi kita dua bangkai dan dua darah. Adapun dua bangkai adalah ikan dan belalang, dan adapun dua darah adalah hati dan limpa). Hadits riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Majah.
  • Hati dan limpa (ampela) adalah suci dan boleh dimakan.

4. Hukum Kotoran dan Kencing Hewan yang Boleh Dimakan

  • Aurora tool hayawanati Alma collard kwak Dhuha (kotoran dan air kencing hewan yang boleh dimakan) adalah bayi atau hirotun (suci).

5. Hukum Air Mani

  • Wow maniyul adamdji tohirun (air mani manusia adalah suci). Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam yaghsilu road tahu wayafli Kuya bisa WHO (mencuci air mani yang basah dan mengerikan atau menggaruk air mani yang sudah kering).

6. Cara Mensucikan Air Kencing Bayi Laki-Laki

  • Wabah flu lebih sogiri Allah di lem ya kulit maama syahwatin (air kencing bayi laki-laki yang belum makan makanan selain ASI), cara mensucikannya adalah i AQ vivienne halo halo (cukup dengan memercikkan air padanya).
  • Dalilnya adalah sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam: "yuue selalu minta Ulil jariyati Wahyu Rasul mint powder gula micro aku Abu Dawud an-nasa'i Joe" (Air kencing anak kecil perempuan dicuci, dan air kencing anak laki-laki kecil diperciki air). Hadits riwayat Imam Abu Dawud dan an-nasa'i.

7. Menghilangkan Zat Najis Tapi Warna dan Bau Tersisa

  • Wa-idzaal ad noona Zati Fahrul mahalo walam ya Bro Bakauheni waria it Faizal (Jika zat najis sudah hilang, maka tempat tersebut menjadi suci), walam ya Broh Bakauheni waria Hai (dan tidak mengapa jika masih tersisa warna dan bau).
  • Dalilnya adalah sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam kepada salah seorang sahabat tentang darah haid: "sikil Maung Walah ya bor Rocky Azhar huhuhu ya kikil mau walaya bor Rocky Ashar uh uh" (Cukup bagimu membersihkan darah haid dan tidak mengapa jika masih ada bekasnya).

Conclusion:

Materi ini membahas tentang cara menghilangkan najis dan berbagai hal yang dianggap najis dalam Islam. Poin-poin penting meliputi cara membersihkan najis secara umum dan khusus (seperti najis anjing), identifikasi benda-benda najis (kencing, tinja, darah, bangkai, dll.), pengecualian untuk bangkai ikan dan belalang serta darah hati dan limpa, hukum kotoran hewan yang boleh dimakan, hukum air mani, cara membersihkan kencing bayi laki-laki, dan hukum jika zat najis hilang namun warna dan bau masih tersisa. Pemahaman ini penting untuk menjaga kebersihan dan kesucian dalam beribadah.

AI summaries can miss context or contain errors. Check important details against the original video.

MAKE IT YOURS

Read. Remember. Reuse.

Free tools

Go a little deeper.

Have a question about this video? Load its transcript to open the video chat.