日本事情④ 1年中行事
By The Japan Foundation, Jakarta
Share:
Ringkasan Video YouTube: Acara Tahunan di Jepang dan di Fasilitas Perawatan
Key Concepts:
- Acara tahunan di Jepang (acara musiman, perayaan tradisional, hari libur nasional)
- Oshogatsu (Tahun Baru Jepang)
- Setsubun (Melempar kacang untuk mengusir roh jahat)
- Hinamatsuri (Hari Anak Perempuan)
- Hanami (Melihat bunga sakura)
- Hari Anak Laki-laki (dengan bendera ikan koi dan dekorasi samurai)
- Tanabata (Festival Bintang)
- Obon (Festival menghormati leluhur)
- Shichi-Go-San (Perayaan anak usia 3, 5, dan 7 tahun)
- Omisoka (Malam Tahun Baru)
- Acara tahunan di rumah sakit dan panti jompo (tujuan dan manfaat)
1. Acara Tahunan di Jepang: Januari - Maret
- Oshogatsu (1-3 Januari): Perayaan Tahun Baru yang sangat penting. Orang-orang mengunjungi kuil (jinja atau otera) untuk berdoa keselamatan dan memakan osechi ryori, makanan yang dipercaya membawa keberuntungan.
- Setsubun (3 Februari): Sehari sebelum risshun (awal musim semi menurut kalender kuno). Orang-orang melempar kacang sambil meneriakkan "Setan di luar, kebahagiaan di dalam!" untuk mengusir keburukan dan memanggil kebahagiaan. Memakan ehomaki (roll sushi yang tidak dipotong) sambil menghadap arah keberuntungan (eho) yang ditentukan setiap tahunnya.
- Valentine's Day (14 Februari): Perempuan memberikan cokelat kepada laki-laki sebagai ungkapan perasaan.
- White Day (14 Maret): Laki-laki yang menerima cokelat pada Hari Valentine membalas dengan memberikan kue atau cookies.
- Hinamatsuri (3 Maret): Perayaan Hari Anak Perempuan. Boneka hina dipajang untuk mendoakan kebahagiaan dan pertumbuhan anak perempuan.
2. Acara Tahunan di Jepang: April - Juni
- Hanami (April): Musim melihat bunga sakura. Orang-orang berjalan-jalan, menggelar tikar, makan, dan minum di bawah pohon sakura. (Catatan: selama pandemi, diimbau untuk tidak berkerumun).
- Hari Anak Laki-laki (5 Mei): Perayaan untuk mendoakan pertumbuhan, kesehatan, dan kebahagiaan anak laki-laki. Memasang bendera ikan koi (koi nobori) dan memajang boneka samurai, baju baja, dan topi baja (kabuto). Memakan kashiwa mochi (mochi yang dibungkus daun kashiwa).
- Hari Ibu (Minggu kedua bulan Mei) & Hari Ayah (Minggu ketiga bulan Juni): Memberikan hadiah kepada ibu (biasanya bunga anyelir merah) dan ayah.
3. Acara Tahunan di Jepang: Juli - September
- Tanabata (7 Juli): Festival Bintang yang berasal dari legenda Cina. Rumpun bambu dihiasi kertas origami dan diletakkan di halaman. Keinginan yang ditulis di kertas dipercaya akan terkabul.
- Obon (13-15 Juli atau 13-15 Agustus): Festival menghormati leluhur. Orang-orang percaya bahwa arwah leluhur kembali. Kegiatan dilakukan untuk menyambut dan mendoakan arwah leluhur. Orang-orang pulang ke kampung halaman dan meletakkan bunga di makam.
- Festival Musim Panas & Bon Odori (Juli-Agustus): Tarian Bon Odori awalnya untuk menjemput dan mengantarkan arwah leluhur, tetapi sekarang menjadi ajang hiburan. Orang-orang memakai yukata dan mengikuti acara ini.
- Peringatan Berakhirnya Perang Dunia II (15 Agustus): Hari peringatan berakhirnya Perang Dunia II. Upacara diadakan untuk mendoakan perdamaian. Peringatan jatuhnya bom atom di Hiroshima (6 Agustus) dan Nagasaki (9 Agustus).
- Hari Menghormati Lanjut Usia (Senin ketiga bulan September): Merayakan panjang umur dan menghormati orang yang lebih tua. Anak-anak memberikan hadiah kepada kakek atau nenek mereka atau pergi makan bersama.
4. Acara Tahunan di Jepang: Oktober - Desember
- Hari Olahraga (Senin kedua bulan Oktober): Festival atau pekan olahraga diadakan di sekolah dan wilayah.
- Shichi-Go-San (15 November): Perayaan tumbuh kembang anak. Anak laki-laki berusia 3 dan 5 tahun, dan anak perempuan berusia 3 dan 7 tahun pergi ke kuil (jinja) mengenakan pakaian haregi (pakaian tradisional Jepang untuk acara khusus) dan menerima permen chitose ame (permen ribuan tahun) sebagai doa untuk hidup sehat yang panjang.
- Natal (24-25 Desember): Lebih sering dianggap sebagai perayaan musim daripada perayaan keagamaan. Pohon Natal dihiasi di rumah dan kota. Anak-anak menerima hadiah, dan keluarga, teman, serta pasangan mengadakan pesta dan bertukar hadiah.
- Omisoka (31 Desember): Hari terakhir tahun. Lonceng di kuil dibunyikan 108 kali untuk menyambut tahun baru, mewakili 108 keinginan manusia. Orang-orang memakan toshikoshi soba (soba malam tahun baru) yang melambangkan umur panjang dan keberuntungan.
5. Acara Tahunan di Rumah Sakit dan Panti Jompo
- Contoh Kalender Acara: Menunjukkan berbagai acara yang diselenggarakan setiap bulan, termasuk pesta ulang tahun bulanan.
- Tujuan:
- Menggerakkan tubuh secara selaras dan membantu menjaga serta meningkatkan fungsi tubuh.
- Meningkatkan fungsi otak dengan menggunakan jari jemari dan otak saat membuat hiasan.
- Mendorong komunikasi dengan lingkungan sekitar, memicu percakapan tentang kenangan dan pengalaman individu.
- Contoh Acara:
- Tahun Baru: Menyediakan makanan khas tahun baru, menghias ruangan, dan merayakan bersama.
- Setsubun & Valentine's Day: Merayakan Setsubun dan memakan kue cokelat pada Hari Valentine.
- Hinamatsuri: Melibatkan laki-laki dalam perayaan, mengundang anak-anak TK untuk menampilkan tarian, dan memakan chirashi sushi.
- Hari Anak: Mengundang anak-anak untuk makan bersama.
- Tanabata: Merayakan festival bintang.
- Obon: Menyediakan makanan vegetarian (tidak menggunakan daging atau ikan).
- Mojitsuki (Desember): Membuat mochi bersama.
- Omisoka: Memakan toshikoshi soba.
6. Kesimpulan
Acara tahunan di Jepang sangat beragam dan terkait erat dengan musim. Penyelenggaraan acara tahunan di fasilitas perawatan bertujuan untuk meningkatkan fungsi fisik dan kognitif lansia, serta mendorong interaksi sosial dan memori. Acara-acara ini memberikan kesempatan bagi lansia untuk menikmati pengalaman yang mungkin tidak dapat mereka lakukan di rumah.
Chat with this Video
AI-PoweredLoad the transcript when you're ready to chat so the initial page stays lighter.
Related Videos

ABC World News Tonight with David Muir Full Broadcast - May 21, 2026
ABC News

Robo-monks lead Seoul’s Lotus Lantern Festival
South China Morning Post

Market Call: Stan Wong's outlook on North American Large Caps & ETFs (May 14, 2026)
BNN Bloomberg

Kiếm sống bằng nghề khóc thuê chuyên nghiệp | VTV24
VTV24

A road less traveled | Moniek Dekkers | TEDxUpanga Youth
TEDx Talks

Sausage stands and coffee houses - When night falls in Vienna | DW Documentary
DW Documentary

Non Sông Nghìn Thuở #10| Khởi sinh sức mạnh mềm Việt Nam từ triết lý "Hoà" | PGS.TS.Nguyễn Tiến Vinh
VIETSUCCESS